Yuk Kenali Detail Lantai Kayu Sebelum Membelinya!
Yuk Kenali Detail Lantai Kayu Sebelum Membelinya!

Kenali Detail Lantai Kayu Sebelum Membelinya! – Terdapat berbagai jenis lantai yang bisa Anda aplikasikan untuk rumah Anda, mulai dari keramik, tegel, semen ataupun menggunakan kayu. Selain menambah daya tarik rumah, penggunaan jenis bahan lantai yang tepat bisa membuat rumah Anda semakin nyaman untuk dihuni.

Mau beli Lantai Kayu? Kenali Detail Lantai Kayu Sebelum Membelinya!

Sebagai salah satu desain interior di dalam rumah, banyak orang yang lebih memilih menggunakan lantai kayu daripada jenis bahan lantai lainnya. Selain membuat rumah terlihat lebih estetik, lantai kayu tidak mudah licin, bahannya mudah di dapatkan, dan apabila dirawat dengan baik, akan memberikan manfaat yang besar bagi rumah Anda. Detil harga lantai kayu anda bisa kunjungi tokolantaikayu.net.

Apa Itu Lantai Kayu, Vinyl dan Parket?

Lantai yang menggunakan bahan pelapis kayu memang banyak di pilih saat ini. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat dua jenis bahan pada penggunaan lantai tersebut, yakni Vinyl dan Parket. Secara umum, perbedaan dari kedua jenis tersebut adalah bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Bahan Vinyl tidak terbuat dari kayu asli, melainkan dari bahan buatan manusia, umumnya merupakan PVC. Sedangkan untuk jenis Parket, ia dibuat dengan menggunakan kayu asli, sehingga memberikan warna dan tekstur alami. Anda bisa memilih dari kedua jenis tersebut, mana yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.

Baca juga:  Keunggulan Haluan.co Sebagai Portal Berita Online

Jenis-Jenis Lantai Kayu

Selain perbedaan bahan pembuatan, terdapat beberapa jenis lantai kayu yang bisa Anda pilih. Pemilihan tersebut bisa di dasarkan pada motif, bahan, tektur dan biaya pembelian dan pemasangan. Berikut merupakan jenis lantai kayu yang bisa Anda temukan dengan mudah di pasaran.

a. Unfisinished Hardwood Floor

Jenis ini merupakan bahan lantai yang dikerjakan setengah jadi. Hal ini berguna bagi pengguna yang menginginkan warna khusus pada lantai rumahnya. Sehingga, setelah di pasang, unfinished hardwood floor baru diberikan warna. Setelahnya, bisa dilanjutkan lapisan pelindung yang membuat tetap awet.

b. Finished Hardwood Floor

Jenis lantai berbahan kayu ini berbeda dengan jenis sebelumnya. Ia telah melalui proses pewarnaan, pengampelasan dan perlindungan di tempat pembuatan lantai atau pabriknya. Sehingga, Anda hanya perlu memasangnya saja di rumah tanpa perlu mewarnai maupun melakukan penghalusan.

c. Lantai Kayu Solid

Lantai kayu ini memiliki ciri berupa ketebalan yang rata, sekitar 5-4 inchi, atau tergantung dengan pesanan pelanggan. Jenis ini dibuat dengan kayu asli tanpa campuran bahan lainnya. Cara membuatnya dengan diampelas berulang kali, lalu disuling, hingga menghasilkan lantai kayu yang halus.

d. Lantai Kayu Laminate

Selanjutnya merupakan jenis laminate, ia juga terbuat dari kayu asli, namun terbuat dari serbuk kayu yang di padatkan dengan suhu dan udara panas yang tingi. Permukannya cenderung keras, desain dan warnanya unik dan beragam serta tahan dengan kelembapan dan cuaca dingin lebih baik dari jenis lainnya.

Proses Pembuatan Lantai Kayu

Proses pembuatan lantai kayu cukup kompleks. Awalnya kayu dibelah gelonggongan dibelah terlebih dahulu secara rapi dengan mesin sawer. Proses ini, akan menghasilkan lembaran papan kayu dengan ketebalan sekitar 15mm, kemudian dipotong kembali hingga menghasilkan ukuran yang di inginkan. Berikut merupakan proses pembuatannya.

1. Papan kayu yang telah dipotong, dimasukkan ke dalam mesin oven untuk mengeringkan dan mengurangi kadar air di dalamnya. Bisa menggunakan batasan pabrik secara umum atau mengikuti permintaan pelanggan.

Baca juga:  Inilah 4 Rekomendasi Smartphone Terbaik 2020

2. Setelah selesai, proses pembuatan lantai kayu selanjutnya adalah moulding. Dimana potongan kayu kemudian dibentuk dan direkatkan satu sama lain dengan profil tag dan groove. Ini akan membuat sambungan semakin kuat.

3. Jika sudah kuat dan rapi, di pindahkan ke mesin selanjutnya, yakni double end. Disini, lembaran kayu setengah jadi tersebut diratakan ujungnya dan diberikan groove agar rata. Ketika proses ini selesai, sebenarnya kayu sudah siap pakai, namun belum diberi warna.

4. Terakhir, merupakan proses finishing, dimana papan lantai yang sudah jadi, diberi warna, diperhalus permukanya dan diberikan corak, motif maupun warna tertentu.

Perbedaan Lantai Viynl dan Parket

Kembali ke pembahasan sebelumnya mengenai jenis lantai kayu, untuk membedakn lantai viynl dan parket sebenarnya cukup mudah, berikut langkah mudah membedakannya.

a. Viynl

Vinyl terbuat dari material sintesis, sehingga bukan merupakan lantai jenis kayu yang asli. Ia dibentuk dari beberapa layer dan berbahan dasar PVC. Ukurannya beragam, dengan tebal sekitar 3 mm dan lebar sekitar 1,5 sampai 2 meter, sedangkan panjangnya sekitar 20 meter untuk satuannya.

Dalam beberapa merek, terdapat vinyl yang dibentuk seperti parket. Motif utama Vinyl biasanya merupakan corak alami, seperti kayu, batu maupun tekstur lainnya. Pemasangannya juga mudah untuk dilakukan serta tahan terhadap air dan kelembapan tinggi.

b. Parket

Parket merupakan jenis lantai kayu yang terbuat dari kayu asli dan digunakan untuk tujuan dekoratif. Terdapat tiga jenis parket yang sering ditemui dengan ciri khasnya masing-masing, solid parket, yang terbuat dari kayu belahan yang dipotong; engineering parket yang terbuat dari kayu solid berkualitas sedang; dan terakhir laminate parket yang terbuat dari serbuk kayu.

Dengan menggunakan parket, akan dihasilkan lantai yang lebih hangat dan elegan. Tampilannya juga lebih natural dan cukup mudah dalam pemasangannya. Namun, harganya cukup mahal dan rawan tergores, sehingga Anda harus merawatnya baik-baik.

Baca juga:  Jual Lantai kayu Parket dan Cara Pemesanannya

Kelebihan dan Kekurangan Lantai Kayu

Tentunya ada kelebihan dan kekurangan menggunakan kayu sebagai lantai rumah. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan dari penggunaan lantai jenis ini.

a. Kelebihan

Lantai kayu akan membuat rumah Anda tampak lebih hangat dan elegan. Sebab, ia mampu menyimpan panas di siang hari dan menyimpannya hingga malam. Itulah yang membuat ruangan menjadi lebih hangat daripada menggunakan bahan pelapis lantai lain. Selain itu, perawatan kayu juga lebih mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu membersihkannya setiap hari dan menghindarkannya dari udara dan suhu yang lembab.

b. Kekurangan

Selain harganya yang cukup mahal, bahan kayu juga cenderung mudah rusak dibandingkan pelapis lantai berbahan non-kayu. Ia mudah tergores, keropos dan tidak tahan terhadap kelembapan yang tinggi. Oleh karena itu, bagi Anda yang malas membersihkan dan merawat, akan kesulitan menjaganya tetap bersih dan awet.

Harga Lantai Kayu Indonesia

Harga lantai kayu cukup beragam, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran yang telah Anda persiapkan. Tiap jenisnya memiliki harganya sendiri, misalnya lantai jati dengan harga per meter sekitar 180 ribu hingga 450 ribu rupiah. Hal yang berbeda jika Anda membeli lantai berjenis jati, harga yang ditawakan sekitar 150 ribu hinga 420 ribu rupiah.

Rekomendasi Toko Lantai Kayu Indonesia

Anda bisa mendapatkan lantai berjenis kayu yang berkualitas di tokolantaikayu.net, salah satu situs jual beli khusus untuk lantai jenis tersebut secara daring. Selain harganya yang terjangkau. terdapat beberapa jenis lantai berbahan kayu yang bisa Anda pilih, yakni kayu berbahan jati, merbabu, jenis kayu yang khusus untuk lantai outdoor dan serta jenis lainnya.

Kesimpulan

Itulah Ulasan mengani Kenali Detail Lantai Kayu Sebelum Membelinya!. Dengan berbagai penjelasan berikut, Anda tidak perlu khawatir maupun ragu untuk menggunakannya sebagai pelapis rumah. Jangan lupa untuk mengunjugi website tokolantaikayu.net untuk melihat berbagai koleksi lantai jenis kayu yang mereka tawarkan.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here